Selasa, 31 Maret 2015

What is Steady

Pacaran itu gimana sih?? Dan sebenernya pacaran itu apa sih? Jujur gue sama sekali gak ngerti. Ini bukan karena gue pura-pura gak ngerti tapi emang beneran gue gak negrti. Gue pernah deket banget sama cowok, tapi dia gak pernah nembak gue dan sebaliknya juga gue gak pernah nembak dia. Tapi setiap hari dia manggil gue sayang dan gue juga manggil dia sayang, katanya sih dia cinta sama gue dan guepun juga gitu. Kita jalan bareng, makan bareng, dan lain lain. Tapi pada akhirnya dia pergi ninggalin gue seenak jidatnya sendiri. Apa itu yang disebut pacaran??
Atau gue juga pernah “pacaran” sama cowok tapi kita gak pernah ketemuan, gak pernah tatap muka secara langsung, gak pernah jalan bareng, gak pernah makan bareng, jadi pada intinya kita cuma pacaran lewat dunia maya doang atau sama halnya dengan gue pacaran sama hp gue sendiri. Tapi dia jelas-jelas nembak gue dan gue juga nge-jawab iyah. Apa yang kayak begini yang disebut pacaran??
Dan satu lagi, gue juga pernah deket banget sama cowo. Dia udah nembak gue tapi gue gak mau pacaran sama dia dengan alasan tertentu yang gak bisa gue jelasin, tapi dalam perjalanan kita dia manggil gue sayang dan sebaliknya gue panggil dia sayang. Kita juga pernah jalan bareng. Beginikah pacaran??
Atau pengalaman gue yang terakhir ini yang disebut pacaran?? Gue sempet deket sama seorang cowok, dekeeeet banget. Kita gak pernah bilang cinta tapi dalam diam kita sama-sama tau kalau kita memiliki perasaan yang sama, kita saling mendo’akan, saling ngejaga perasaan, saling mengingatkan, saling perhatian, saling berbagi kasih, saling memperkenalkan keluarga, dan masih banyak lagi yang kita lakukan berdua. Atau seperti inikah yang disebut dengan pacaran??

Jujur gue bingung pacaran itu seperti apa dan kayak gimana?? Kalau yang gue jelasin tadi tidak ada yang termasuk pacaran. Berarti gue belum pernah pacaran!! Dan gue gak nyesel kalau memang begitu adanya.

Sabtu, 21 Maret 2015

Problem of Steady

Kebanyakan cewek seringkali marah-marah, bawel, cemburu, dan suka menuntut untuk diperhatikan. Tapi pernah gak sih cowok bertanya mengapa cewek bersikap demikian??
Cewek seringkali bersikap demikian karena ia hanya ingin mempertahankan hubungan mereka, suatu pasangan akan bertahan sedikit lebih lama jika adanya komunikasi yang activ diantara keduanya. Inilah alasan mengapa cewek selalu bawel dan menuntut untuk diperhatikan. Sebenarnya cewek tidak berniat untuk menuntut mecam-macam pada cowok, tapi ini adalah cara mereka untuk mempertahankan hubungannya bersama pasangannya, meski terakadang caranya ini terlihat salah karena terlalu berlebihan. Yah.. memang segala sesuatu yang berlebihan itu akan berujung tidak baik.
Sayang.. dan cinta itu memang suatu alasan utama dalam suatu hubungan, tapi kalau terlalu sayang dan terlalu cinta juga bukan hal yang baik. Misalkan, karena terlalu sayang si cewek jadi over protectiv dan karena terlalu cinta cewek juga jadi terlalu jelous. Okeh jelous memang sebuah bumbu cinta yang wajib dihadirkan atau hadir dalam suatu hubungan, memang tidak afdol rasanya jika dalam suatu hubungan kedua pasangan tersebut tidak pernah ada yang saling cemburu. Jika sudah demikian, cinta diantara mereka perlu dipertanyakan, why?? Well kembali lagi ke cemburu atau jelous yang berlebihan, ini akan membuat cowok mungkin akan ilfee total sama cewek (kecuali cowok-cowok tertentu).
Menurut pengalaman pribadi saya sendiri, saya pernah terlalu sayang dengan pasangan saya sehingga menimbulkan sifat over protectiv sama dia. Saya pikir ni wajar dalam suatu hubungan dan saya pikir dia akan suka kalau saya jelous ternyata dugaan saya salah besar, saya yang terlalu over sayang menimbulkan 2 penyakit kronis yaitu over jelous dan over protectiv. Ini adalah 2 hal yang sering muncul dalam suatu hubungan jika salah satu diantara pasangannya sampai ditahap terlalu sayang atau terlalu cinta, tanda kutipnya takut kehilangan. Masuk akal bukan??
Dari pengalaman buruk itulah saya diputuskan secara sepihak oleh pasangan saya dan kalian pasti tau rasanya diputuskan secara sepihak itu bagaimana, ngeness vroh hehe.tapi saya mengambil pelajaran dari kejadian ini, saya akan lebih berhati-hati lagi dalam urusan cinta, terlebih urusan hati. Membatasi diri dan hati untuk tidak terlalu sayang dengan pasangan saya karena sifat dasar saya adalah saya akan berubah menjadi over segalanya kalau saya sudah terlalu sayang dengan pasangan.
Well, baik cowok maupun cewek saya yakin semua pasangan pasti memiliki problem yang ada sangkut pautnya dengan virus yang satu ini, virus pinky. Dan saya juga yakin akar permasalahan dari satu pasangan dengan pasangan yang lainnya tidak akan jauh-jauh dari CINTA BISA KADALUARSA iyah KADALUARSA. Dan penyebab kadaluarsa itulah yang disebut dengan over jelous, over protectiv, orang ketiga, dan kawan-kawannya.

So, pintar-pintarlah dalam menjaga hubungan kalian meskipun kita sudah tau bahwa akhir dari sebuah hubungan cuma ada 2 kalau gga putus ya nikah. Dan kebanyakan cinta monyet itu berujung disebuah kata putus. The real of Love!!

Selasa, 17 Maret 2015

Long Distance Heart

Beginilah kisah Long Distance Heart!!
Pernah terpikir olehku ingin sekali seperti teman-temanku yang bisa jalan setiap hari minggu dengan pasangannya, traveling bersama, mengunjungi kota-kota tua bersama dan menghabiskan waktu seharian dengan bergandengan tangan. Tapi sebelum bayangan itu terlalu jauh, aku berusaha bangun dari illusi itu. Bahwa tidak ada siapa-siapa disini, tidak ada acara jalan-jalan setiap hari minggu, tidak ada traveling, tidak ada waktu untuk bersama dan tidak ada tangan yang akan digandeng. Aku sadar akan keterbatasan waktu, tempat, dan biaya yang membuat dia tidak bisa menemuiku sekarang atau bahkan sebaliknya.
Banyak orang bilang, pasangan long distance itu tidak akan bertahan tanpa adanya orang lain disamping kita. Tanda kutip selingkuh, ah kurasa tidak semua pasangan seperti itu. Banyak juga orang bilang pasangan long distance itu memiliki pola pacaran yang tidak sehat, ah tidak juga. Buktinya aku selalu mempertahankan supaya tidak terjadi pacaran (tanda kutip) yang tidak sehat.
Banyak sekali hal yang aku lakukan sendiri dengan tatapan nanar penuh harap seperti orang-orang disekitarku, seperti teman-temanku yang setiap hari cerita tentang orang yang dia sayang, tentang hal-hal menyenangkan yang mereka lewati bersama, tentang banyak hal yang hanya bisa aku dengar tanpa bisa kulakukan dengan orang yang menjadi pasanganku di kejauhan sana. Seringkali terpikir dalam benakku, enak kali ya kalau dia berada disini, didekatku setiap saat. Memberikan kasih sayang dan perhatian yang nyata, bukan hanya lewat bbm, sms, atau telephone. Tapi aku mencoba menepuk pipiku kembali, menyadarkanku dari illusiku bahwa itu hanya akan terjadi dalam dunia imajinasiku saja. Nyatanya adalah aku dan dia berada di tempat yang berbeda.
Hal lain yang membuatku menitikkan airmata semalaman adalah saat kita, yah kita... sudah berada dalam posisi tepat 1 tahunnya hubungan kita dan dia hanya mengatakan hari spesial kita itu lewat bbm, no sms, no telfon, no ketemu. Sakit?? Yah. Miris?? Yah. Tapi tidak ada hal yang bisa aku lakukan selain menutup mataku secara perlahan, membiarkan pipiku basah oleh  air mata dan ber-andai andai kembali untuk kesekian kalinya. Membayangkan hal-hal romantis bersamanya, candle light dinner, menghabiskan waktu esok hari bersama dengan saling menggenggam tangan, traveling ke tempat yang kita suka, menyanyikan lagu favorit kita bersama sambil duduk dipinggir danau yang indah, menyusuri pantai nan anggun. Arrgghh semua hayalan itu melayang layang indah dalam benakku, aku harus sadar!! Aku harus sadar!! Tak seharusnya aku meng-imajinasikan hal yang tidak akan mungkin terjadi. Itu sama saja aku menuntut dia untuk melakukan semua hal itu untukku, sedangkan aku tak ingin ada yang merasa dituntut disini, biarkan semuanya mengalir apa adanya dan sesuai dengan pemikiran masing-masing. Aku hanya cukup percaya bahwa cintaku belum kadaluarsa. Entah sampai kapan semua ini akan bertahan, aku hanya berusaha melakukan hal yang seharusnya aku lakukan. Mempertahankan dan bertahan dengan apa yang saat ini sedang kumiliki. Karena bagaimanapun juga apapun yang saat ini sedang kumiliki adalah anugrah dari Tuhan YME.

Bagaimanapun juga aku harus salut dengan perjuangannya yang ingin selalu membuatku tersenyum meskipun dia tidak dapat melihat senyumku. Tidak seharusnya aku memikirkan hal-hal yang tidak penting, karena tugasku sekarang adalah hanya menjalaninya. Itu saja J