Sabtu, 10 Oktober 2015

Cerita Usang



Malam ini aku membuka gallery handphone adikku yang baru pulang dari kampoeng inggris Pare-Kediri. Aku  melihat beberapa gambar yang diambil dari beberapa tempat yang sangat kukenal, beberapa persimpangan jalan yang sudah menjadi akrab bagiku tujuh tahun silam.
Aku masih ingat semuanya, aku masih ingat saat tawaku dan tawa mereka keluar menciptakan sebuah suara indah yang takkan pernah bisa aku lupakan. Kebahagiaan dan kesedihan, senyum dan air mata, aku mengukirnya indah dalam balutan kasih sayang dan kebersamaan.
Sejenak asaku melayang jauh, membayangkan jika kami dipertemukan kembali dalam suatu acara reuni akbar. Mungkin tidak akan semua dari kami yang datang meskipun rindu sudah sangat menggebu dan menyayat kalbu. Tapi aku yakin, mereka yang datang akan mengembangkan senyuman kebahagiaan dan akan merasakan suatu perasaan senang tiada tara.  Dan pada saat itu, kami akan sama-sama kaget melihat perubahan yang terjadi diantara kita. Yang dulunya masih lajang kini sudah memiliki anak, yang dulunya masih SMA sekarang sudah kerja, yang dulunya belum menikah sekarang sudah menggandeng tangan istri atau suaminya, dan aku yang dulu masih SMP sekarang sudah kuliah.
Asaku terbang tinggi tanpa bisa kuhindari, rindu yang kian melanda telah sampai di puncak yang tertinggi. Aku ingin meluapkan rindu ini, tapi pada siapa?? Bahkan untuk menyapa mereka lewat sosial media saja aku tak bisa. Kadang aku melakukannya, hanya say hallo pada mereka yang berada di seberang sana dengan dunianya masing-masing, tapi tak ada jawaban, yang kudapat hanya kekosongan. Sejak itulah aku tak lagi menyapa mereka, aku pikir mereka benar benar sudah lupa dengan sosokku atau dengan yang lainnya, mereka yang dengan gemas memanggilku tomboy, teletubbies, kecil, dan lainnya, bahkan aku disebut sebagai fans Icha, salah satu teman kosku.
Tanpa kusadari ada sebuah message masuk dalam inbox facebooku, dan ternyata dugaanku tentang mereka salah. Salah satu dari mereka masih menghubungiku, salah satu dari mereka masih memanggilku dengan sebutan yang sama dan menanyakan bagaimana kabar kamu?? Hanya tulisan sederhana, tapi mampu membuatku tersenyum kembali. Setidaknya dari puluhan orang yang kukenal, masih ada satu yang mengingatku dan masih memanggilku dengan sebutan yang sama.
Terimakasih buat kakak yang masih mengingat aku, mengingat kita, mengingat semua kenangan yang sudah pernah kita ciptakan bersama.
Terimakasih karena kakak mau berbagi cerita denganku tentang kenangan masa silam yang kupikir itu sangat membosankan bagimu, tapi ternyata tidak. Justru kenangan itulah yang membuat kita bisa tertawa kembali atau bahkan menangis bahagia, mengingat setiap detik waktu yang kita habiskan bersama bagai sebuah keluarga, saling melindungi, mengasihi, dan menyayangi.
Terimakasih Mahesa Institute, sudah mengajariku banyak hal tentang arti sebuah kebersamaan.

Selasa, 28 April 2015

The Song

Sebenarnya lagu bukan hanya sekedar lagu, lirik lagu yang ditulis dengan rasa tulus akan menimbulkan sensasi yang berbeda bagi pendengarnya.
Para reader pasti pernah kan ngerasain sedih sampai nangis sendiri dikamar atau tersenyum sampai tertawa sendiri ditempat umum ketika mendengarkan sebuah lagu ?? Yaps, i believe that’s right!! Kenapah ?? karena aku sendiri juga pernah merasakannya. Mungkin banyaknya kenangan dengan masa lalu atau masa sekarang yang membuat kita terkadang menangis atau bahkan tertawa sendiri ketika mendengar lagu-lagu itu.
Ada beberapa lagu yang sering mengingatkan aku tentang beberapa memory masa lalu bersama kenangan masa lalu pula. Lagu-lagu itu sering aku putar jika aku sedang boring dan tidak tau harus ngapain.
1.     1.  Bondan Prakoso and Fade2Black-Not With Me
... I can see you, if you’re not with me. I can say to my self, if you are okey. I can feel you if you’re not with me, i can reach you my self, you show me the way...
Lagu ini mengingatkan aku dengan tahun 2010 silam, waktu itu kelasku di Pare-City sedang mengadakan farewell party untuk perpisahan kita, dan seorang bintang menyanyikan lagu itu didepan kami semua dengan memainkan gitarnya. Cool, itulah yang aku pikirkan pertama kali saat mendengarnya bernyanyi.
2.      2. Asap-Ingatkah kamu
.... Ingatkah kamu saat kita bersedih ?? ingatkah kamu saat kita bahagia ?? ingatkah kamu janji bersatu demi kasih sayang kita menunggu hari esok berdua ....
Hiks Hiks, dulu tiap kali mendengar lagu ini rasanya mata ini selalu antusias untuk mengeluarkan airnya. Tapi seiring berjalannya waktu, aku hanya tersenyum ketika mendengar lagu ini kembali. Tahun 2008 silam, aku menemukan sesosok mata bercahaya di Pare-City. Dan dialah manusia pertama yang membuat jantungku berdegup begitu cepat. Yaps, i’m falling in love at the first sight. Sikapnya padaku, janjinya, sedih dan bahagia yang dia berikan membuatku lupa bagaimana caranya menghapus memory tentangnya. But itu hanya masa lalu.
3.      3. Eminem feat Rihanna-Love The Way You Lie
...Just gonna stand there and watch me burn, but it’s alright because i love the way it hurts. Just gonna stand there and hear me cry. But That’s alright because i love the way you lie...
Tahun 2011 silam, seorang musafir cinta menanyakan lagu ini padaku. Haha musafir cinta, kurasa nama itu tepat untuknya. Dengan segala bualannya yang membuat siapa saja bersedia untuk menjadi tempat persinggahannya. Tapi... sesungguhnya dia dalah musafir cinta yang begitu istimewa, meluangkan waktunya berjam-jam hanya untuk menemaniku dalam kebosanan. Yah .. dia memang hanya singgah ditempatku, tidak menetap. Tapi setidaknya, kedatangannya benar-benar membekas.
4.      4. Zizan-Masa Lalu
... Dimana kini masa laluku, apakah engkau mendengar laguku?? Yang tlah tersaji hanya untukmu, menjadi pelengkap cerita hidupku....
Argh.. lagu ini, Iyah lagu ini awalnya membuatku mengernyitkan dahi. Nadanya membuatku berfikir ini lagu sholawat atau lagu pop ?? hehe tapi karena kala itu MyFirstBoyFriend menyuruhku untuk mencari lagunya dan mendengarkannya, aku jadi tertarik. Seringkali dia menyanyikan lagu itu dengan memainkan gitarnya di seberang telephone genggamku ketika kita sudah tak lagi bersama pada tahun 2011 silam. Kurasa, lagu itu sia-sia dinyanyikannya untukku. Karena aku tau itu hanya bualan semata.
5.      5. Maudy Ayunda-Ajari Aku Cinta
...Ajari aku untuk cinta, ajari aku untuk setia, ajari aku bahagia dalam hidupku. Kau lumpuhkan hati yang beku, kau sembuhkan hati terluka. Ikhlas kau lakukan untukku..
Lagu ini, tahun 2013 silam berhasil membuatku menangis tanpa henti. Bukan menangis karena bersedih, tapi karena bahagia. Sesosok pemancar cahaya itu, dia yang membuatku menangis dengan setiap perlakuan lembutnya, kekhawatirannya dengan keadaanku, kasih sayangnya. Semua yang membuatku tidak bisa berhenti untuk menangis sambil tersenyum. Meskipun tidak selamanya sebuah keindahan itu abadi.
6.      6. Christina Perry-A Thousand Years
.... Darling don’t be afraid i have loved you, for a thousand years. I love you for a thousand more...
Oh Tuhaaan, sumpah lagu ini bener-bener bisa membuat aku menangis berkali-kali dan sejadi-jadinya (well, ini edisi alay). Aku ingat betul 1 tahun yang lalu, tepatnya tahun 2013. Dia.. si pemikat hati, memberikan lagu ini padaku ketika aku sama sekali tidak mengenal lagu-lagu Christina Perry. Dan setelah aku mendengarnya, lagu ini sukses membuatku menangis dan tersenyun simpul padanya, lagu ini benar-benar romantis. Sama seperti apa yang dikatakan pemikat hati itu padaku 1,5 tahun silam. This’s romantis song.
7.      7. Maudy Ayunda-Perahu Kertas
...Ku bahagia kau telah terlahir didunia, dan kau ada diantara milyaran manusia. Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu...
Entah kenapa, aku selalu ngerasa sedih dan galau setiap kali aku mendengar lagu ini. Nadanya memang mellow, syairnya juga romatis sebenarnya. Tapi gak tau kenapa rasanya pengen nangiiiiis aja.
8.      8. Dyo Haw-Jarak dan Kita
... walaupun kau jauh cintaku takkan hilang walau ditelan waktu kuratapi kesendirian walau kau disana tapi cinta ini takkan sirna meski banyak cobaan yang kini kian menerpa...
Baru tahun 2014 kemarin, 1 tahun yang lalu. Bronis itu menyanyikan lagu ini untukku di seberang telephone. Dengan malu dia meyakinkanku dengan menyanyikan lagu ini, yang paling aku ingat adalah kata “cemen kalau kita gak bisa lewatin ini semua” seolah dia memberiku kekuatan dengan keadaan long distance heart kala itu. Memberiku kepastian bahwa usia kita memang terpaut lumayan jauh, tapi itu bukan alasan untuk berhenti mencintai. Sama halnya dengan jarak, jarak bukan alasan. Tapi pondasi untuk memperkuat suatu hubungan. Yah meskipun pada akhirnya, semua perkataan itu menjadi sebuah debu yang dengan mudah tertiup angin.
9.      9. Pelangi-Cinta Tak Bisa Dipaksakan dan Rindu Padamu
....Cinta memang tak bisa harus dipaksakan, aku yang tak mungkin bisa mencintaimu...
... ku akan menjaga cintaku, untukmu seorang kekasih. Aku rindu padamu, ku mohon cepat kembali...
Yah itulah sepenggal ayat-ayat cinta yang di tuangkan dalam sebuah lagu dan entah dengan sengaja atau tidak, dia memberikan kedua lagu itu setelah menjadi sebuah mp3. Yaps, itu lagunya sendiri, buatannya sendiri, dinyanyikannya dan teman-temannya. Tahun 2011 silam, kedua lagu itu membuatku GR setengah mati, entah itu sengaja atau tidak diberikan padaku. Entah itu memang diciptakan untukku atau hanya sebagai bentuk promosi pada pacarnya sendiri. Aku tidak tau!! yang pasti pemuda berdarah sunda itu berhasil menghipnotisku dengan lagu lagu itu.

Seperti yang kukatakan sebelumnya, semua lagu itu adalah kenangan terindah. So pasti, semua cerita-ceritaku juga sebuah kenangan terindah yang terbalut istimewa dalam relungku. Tidak semua dari mereka pernah benar-benar berada disampingku. Tapi, kurasa aku memang harus berterimakasih pada mereka yang pernah memberi warna, kepada mereka yang menjadi pelengkap dalam cerita, dan kepada mereka yang selalu menjadi inspirasi tertinggiku dalam menulis (selain kedua orang tuaku dan keluargaku).

Thanks to you all.

Selasa, 31 Maret 2015

What is Steady

Pacaran itu gimana sih?? Dan sebenernya pacaran itu apa sih? Jujur gue sama sekali gak ngerti. Ini bukan karena gue pura-pura gak ngerti tapi emang beneran gue gak negrti. Gue pernah deket banget sama cowok, tapi dia gak pernah nembak gue dan sebaliknya juga gue gak pernah nembak dia. Tapi setiap hari dia manggil gue sayang dan gue juga manggil dia sayang, katanya sih dia cinta sama gue dan guepun juga gitu. Kita jalan bareng, makan bareng, dan lain lain. Tapi pada akhirnya dia pergi ninggalin gue seenak jidatnya sendiri. Apa itu yang disebut pacaran??
Atau gue juga pernah “pacaran” sama cowok tapi kita gak pernah ketemuan, gak pernah tatap muka secara langsung, gak pernah jalan bareng, gak pernah makan bareng, jadi pada intinya kita cuma pacaran lewat dunia maya doang atau sama halnya dengan gue pacaran sama hp gue sendiri. Tapi dia jelas-jelas nembak gue dan gue juga nge-jawab iyah. Apa yang kayak begini yang disebut pacaran??
Dan satu lagi, gue juga pernah deket banget sama cowo. Dia udah nembak gue tapi gue gak mau pacaran sama dia dengan alasan tertentu yang gak bisa gue jelasin, tapi dalam perjalanan kita dia manggil gue sayang dan sebaliknya gue panggil dia sayang. Kita juga pernah jalan bareng. Beginikah pacaran??
Atau pengalaman gue yang terakhir ini yang disebut pacaran?? Gue sempet deket sama seorang cowok, dekeeeet banget. Kita gak pernah bilang cinta tapi dalam diam kita sama-sama tau kalau kita memiliki perasaan yang sama, kita saling mendo’akan, saling ngejaga perasaan, saling mengingatkan, saling perhatian, saling berbagi kasih, saling memperkenalkan keluarga, dan masih banyak lagi yang kita lakukan berdua. Atau seperti inikah yang disebut dengan pacaran??

Jujur gue bingung pacaran itu seperti apa dan kayak gimana?? Kalau yang gue jelasin tadi tidak ada yang termasuk pacaran. Berarti gue belum pernah pacaran!! Dan gue gak nyesel kalau memang begitu adanya.

Sabtu, 21 Maret 2015

Problem of Steady

Kebanyakan cewek seringkali marah-marah, bawel, cemburu, dan suka menuntut untuk diperhatikan. Tapi pernah gak sih cowok bertanya mengapa cewek bersikap demikian??
Cewek seringkali bersikap demikian karena ia hanya ingin mempertahankan hubungan mereka, suatu pasangan akan bertahan sedikit lebih lama jika adanya komunikasi yang activ diantara keduanya. Inilah alasan mengapa cewek selalu bawel dan menuntut untuk diperhatikan. Sebenarnya cewek tidak berniat untuk menuntut mecam-macam pada cowok, tapi ini adalah cara mereka untuk mempertahankan hubungannya bersama pasangannya, meski terakadang caranya ini terlihat salah karena terlalu berlebihan. Yah.. memang segala sesuatu yang berlebihan itu akan berujung tidak baik.
Sayang.. dan cinta itu memang suatu alasan utama dalam suatu hubungan, tapi kalau terlalu sayang dan terlalu cinta juga bukan hal yang baik. Misalkan, karena terlalu sayang si cewek jadi over protectiv dan karena terlalu cinta cewek juga jadi terlalu jelous. Okeh jelous memang sebuah bumbu cinta yang wajib dihadirkan atau hadir dalam suatu hubungan, memang tidak afdol rasanya jika dalam suatu hubungan kedua pasangan tersebut tidak pernah ada yang saling cemburu. Jika sudah demikian, cinta diantara mereka perlu dipertanyakan, why?? Well kembali lagi ke cemburu atau jelous yang berlebihan, ini akan membuat cowok mungkin akan ilfee total sama cewek (kecuali cowok-cowok tertentu).
Menurut pengalaman pribadi saya sendiri, saya pernah terlalu sayang dengan pasangan saya sehingga menimbulkan sifat over protectiv sama dia. Saya pikir ni wajar dalam suatu hubungan dan saya pikir dia akan suka kalau saya jelous ternyata dugaan saya salah besar, saya yang terlalu over sayang menimbulkan 2 penyakit kronis yaitu over jelous dan over protectiv. Ini adalah 2 hal yang sering muncul dalam suatu hubungan jika salah satu diantara pasangannya sampai ditahap terlalu sayang atau terlalu cinta, tanda kutipnya takut kehilangan. Masuk akal bukan??
Dari pengalaman buruk itulah saya diputuskan secara sepihak oleh pasangan saya dan kalian pasti tau rasanya diputuskan secara sepihak itu bagaimana, ngeness vroh hehe.tapi saya mengambil pelajaran dari kejadian ini, saya akan lebih berhati-hati lagi dalam urusan cinta, terlebih urusan hati. Membatasi diri dan hati untuk tidak terlalu sayang dengan pasangan saya karena sifat dasar saya adalah saya akan berubah menjadi over segalanya kalau saya sudah terlalu sayang dengan pasangan.
Well, baik cowok maupun cewek saya yakin semua pasangan pasti memiliki problem yang ada sangkut pautnya dengan virus yang satu ini, virus pinky. Dan saya juga yakin akar permasalahan dari satu pasangan dengan pasangan yang lainnya tidak akan jauh-jauh dari CINTA BISA KADALUARSA iyah KADALUARSA. Dan penyebab kadaluarsa itulah yang disebut dengan over jelous, over protectiv, orang ketiga, dan kawan-kawannya.

So, pintar-pintarlah dalam menjaga hubungan kalian meskipun kita sudah tau bahwa akhir dari sebuah hubungan cuma ada 2 kalau gga putus ya nikah. Dan kebanyakan cinta monyet itu berujung disebuah kata putus. The real of Love!!

Selasa, 17 Maret 2015

Long Distance Heart

Beginilah kisah Long Distance Heart!!
Pernah terpikir olehku ingin sekali seperti teman-temanku yang bisa jalan setiap hari minggu dengan pasangannya, traveling bersama, mengunjungi kota-kota tua bersama dan menghabiskan waktu seharian dengan bergandengan tangan. Tapi sebelum bayangan itu terlalu jauh, aku berusaha bangun dari illusi itu. Bahwa tidak ada siapa-siapa disini, tidak ada acara jalan-jalan setiap hari minggu, tidak ada traveling, tidak ada waktu untuk bersama dan tidak ada tangan yang akan digandeng. Aku sadar akan keterbatasan waktu, tempat, dan biaya yang membuat dia tidak bisa menemuiku sekarang atau bahkan sebaliknya.
Banyak orang bilang, pasangan long distance itu tidak akan bertahan tanpa adanya orang lain disamping kita. Tanda kutip selingkuh, ah kurasa tidak semua pasangan seperti itu. Banyak juga orang bilang pasangan long distance itu memiliki pola pacaran yang tidak sehat, ah tidak juga. Buktinya aku selalu mempertahankan supaya tidak terjadi pacaran (tanda kutip) yang tidak sehat.
Banyak sekali hal yang aku lakukan sendiri dengan tatapan nanar penuh harap seperti orang-orang disekitarku, seperti teman-temanku yang setiap hari cerita tentang orang yang dia sayang, tentang hal-hal menyenangkan yang mereka lewati bersama, tentang banyak hal yang hanya bisa aku dengar tanpa bisa kulakukan dengan orang yang menjadi pasanganku di kejauhan sana. Seringkali terpikir dalam benakku, enak kali ya kalau dia berada disini, didekatku setiap saat. Memberikan kasih sayang dan perhatian yang nyata, bukan hanya lewat bbm, sms, atau telephone. Tapi aku mencoba menepuk pipiku kembali, menyadarkanku dari illusiku bahwa itu hanya akan terjadi dalam dunia imajinasiku saja. Nyatanya adalah aku dan dia berada di tempat yang berbeda.
Hal lain yang membuatku menitikkan airmata semalaman adalah saat kita, yah kita... sudah berada dalam posisi tepat 1 tahunnya hubungan kita dan dia hanya mengatakan hari spesial kita itu lewat bbm, no sms, no telfon, no ketemu. Sakit?? Yah. Miris?? Yah. Tapi tidak ada hal yang bisa aku lakukan selain menutup mataku secara perlahan, membiarkan pipiku basah oleh  air mata dan ber-andai andai kembali untuk kesekian kalinya. Membayangkan hal-hal romantis bersamanya, candle light dinner, menghabiskan waktu esok hari bersama dengan saling menggenggam tangan, traveling ke tempat yang kita suka, menyanyikan lagu favorit kita bersama sambil duduk dipinggir danau yang indah, menyusuri pantai nan anggun. Arrgghh semua hayalan itu melayang layang indah dalam benakku, aku harus sadar!! Aku harus sadar!! Tak seharusnya aku meng-imajinasikan hal yang tidak akan mungkin terjadi. Itu sama saja aku menuntut dia untuk melakukan semua hal itu untukku, sedangkan aku tak ingin ada yang merasa dituntut disini, biarkan semuanya mengalir apa adanya dan sesuai dengan pemikiran masing-masing. Aku hanya cukup percaya bahwa cintaku belum kadaluarsa. Entah sampai kapan semua ini akan bertahan, aku hanya berusaha melakukan hal yang seharusnya aku lakukan. Mempertahankan dan bertahan dengan apa yang saat ini sedang kumiliki. Karena bagaimanapun juga apapun yang saat ini sedang kumiliki adalah anugrah dari Tuhan YME.

Bagaimanapun juga aku harus salut dengan perjuangannya yang ingin selalu membuatku tersenyum meskipun dia tidak dapat melihat senyumku. Tidak seharusnya aku memikirkan hal-hal yang tidak penting, karena tugasku sekarang adalah hanya menjalaninya. Itu saja J

Sabtu, 28 Februari 2015

Cinta Datang Terlambat

“Jangan pernah mengambilnya kembali ketika dia sudah berada dalam genggamanku” wanita itu memandangku dengan sinis.

“Aku tidak akan mengambilnya kembali dari genggamanmu, tapi aku mohon ijinkan aku menatap matanya sekali ini saja -__-“ kataku dengan mata berkaca kaca.


“Tidak, karena tatapan itu akan meluluh lantakkan semuanya. Tatapan itu akan membuatmu dan dia kembali dalam suatu peraduan yang sama. Dan aku tidak menyukai keadaan itu” wanita itu mulai marah dengan emosinya yang tinggi.


“Baiklah, mungkin ini memang salahku. Meninggalkannya dalam keterpurukan, dengan keegoisanku sendiri aku menyuruhnya pergi dengan perlahan. Dan kini aku ingin dia kembali menatap mataku, aku tau itu adalah suatu hal yang tak mungkin bisa terjadi, tapi apa aku salah jika aku menginginkan itu terulang kembali??” aku tetap memaksa supaya dia mengijinkan aku kembali menatap laki laki itu.


“Jelas salah besar, kamu adalah orang ter-munafik yang pernah aku temui. Membuat orang yang dulu pernah mencintaimu terluka hingga ia pergi meninggalkanmu dan sekarang dengan mudahnya kau menginginkan dia kembali tanpa mempertimbangkan betapa sakitnya dia dulu?? Fuck!!” Wanita itu..... ingin menamparku. Hanya saja aku segera menhindar, sehingga ia segera menurunkan tangannya yang mulai mengayun di udara.


“Mungkin memang benar katamu, aku menyuruhnya kembali dengan caraku sendiri, dan semauku saja” aku mulai menyadari apa yang sebenarnya terjadi, dan tanpa terasa setitik embun telah keluar dari kedua sudut mataku.


“Baiklah, aku akan coba melupakannya, pergi sejauh mungkin untuk menghindari tatapan matanya dan genggaman tangannya. :’( “


“Percuma, pergi sejauh apapun dirimu, kau tidak akan pernah bisa melupakannya. Karena yang sesungguhnya harus pergi itu bukan ragamu tapi hatimu. Biarkan aku bahagiakan dia disini, dengan caraku dan caranya, biarkan dia bahagia denganku dan menatap masa depan yang jauh lebih indah.” Wanita itu tetap ngotot melarangku dan ingin membahagiakan laki laki yang dulu sempat menjadi lelakiku.


Lantas aku bisa apa?? Ini adalah kesalahan terbesar dalam hidupku yang tak kan pernah bisa ku maavkan sampai kapanpun. Aku hanya bisa bilang........
“Baiklah, aku minta maav. permisi :’( “ dan aku berbalik, mencoba melangkahkan kakiku untuk pergi sejauh mungkin dari tempat itu.

================
Fiuh, percakapan itu masih terus teringat dalam benakku. Wanita itu... mungkin dia sudah membuatnya bahagia, andai saja semuanya belum terlambat. Andai lebih dulu kusadari dengan menurunkan egoku bahwa aku mencintainya. Mungkin saat ini aku sudah berada di sampingnya , menemani setiap jengkal langkah kehidupannya dengan cinta yang menggelora. Hmm... sudahlah, ini bukan saatnya aku terus terusan mengingat masa masa itu lagi.


*SKIP*


“Sayang, kamu sudah siap?? Kita jadi berangkat sekarang??” seorang laki laki muncul dari balik punggungku, mengagetkanku lalu berkata lagi “kamu nulis apa sayang??”


Yah.. dari tadi aku memang sedang asyik memelototi layar laptopku menulis cerita itu. Cerita tentang CINTA DATANG TERLAMBAT. Cinta di masa laluku, Segera ku tutup laptopku dan pergi bersamanya, Arfa. Orang yang sudah 2 tahun belakangan ini menemani prjalanan hidupku. thanks a lot for sayangku Arfa :*

“Ah.. tidak kok. Aku sudah siap. Ayo kita berangkat”  :)

Ini lah hidupku yang baru, yang penuh warna. Dan laki laki itu..... akan jadi kenangan terindah dalam memory kehidupanku. Bebh*

Memory Berkasih

Tidak butuh kata-kata yang terlalu muluk untuk menorehkan segala yang terekam di benakku. Aku hanya butuh kata kata sederhana yang lebih mudah untuk di fahami. 
Malam itu aku berusaha menulis ulang kejadian tempo hari yang membuat dadaku sesak. Lagu itu ... yah lagu itu, A Thousand Years-Christina Perry yang dulu sangat aku sukai kini berubah menjadi lagu yg selalu mengundang kemurunganku. Entah dimana letak kesalahannya, yang pasti aku enggan mendengar ataupun membaca lirik lagu itu lagi. Yang aku ingat setahun yg lalu sesosok malaikat tuhan yang sempurna menyanyikan lagu itu untukku. 
"Darling don't be afraid i have loved you for a thousand years, i love for a thousand more...." dan senyumnya mengembang menciptakan suatu keindahan tiada tara sore itu. 
"kenapa harus lagu itu?" tanyaku polos. 
"Karena aku akan mencintaimu lebih lama lagi-semakin lama lagi-dan terus selamanya hingga ribuan tahun berlalu" nada suaranya di buat buat sambil mengedipkan sebelah matanya ke arahku. 
"lebay ah" aku hanya bisa tersipu oleh kata katanya. Perempuan mana di dunia ini yg tidak suka di puji oleh orang yg sangat di cintainya ?? 
"hehe. Entah sampai kapan aku akan terus mencintaimu" kini kata-katanya lebih serius, dan kemudian ia diam ... akupun ikut terdiam dalam pelukannya yg hangat. Hmm rasanya aku ingin terus spt. ini. 
===========
ahh .. aku mulai sadar kembali, itu hanya kenangan Zafara. Lebih baik tidak kau ingat lagi. Percuma, toh malaikatmu sudah pergi. Benar kata nuraniku, toh dia juga sudah pergi. Aku berusaha untuk tidak mengingatnya kembali, tapi sayangnya aku tak mampu melawan ingatanku yg masih terlalu kuat untuk mengingat parasnya yg rupawan. 
"Apa kita akan terus seperti ini ??" tanyaku perlahan sembari bangkit dari pelukannya. 
"entahlah, selama perasaan itu ada aku berjanji akan terus mencintaimu" pandangannya lurus ke depan. dan aku membenci pandangan itu. 
"kalau perasaan itu sudah tidak ada lagi ??" aku berusaha menyembunyikan mataku yg milai berkaca kaca. Sayangnya ia tidak menjawab pertanyaanku dan kembali merangkul pundakku. 
===============
ahh aku kembali mengingat memory itu, dan aku yakin itu kulakukan tanpa sengaja. 
tapi setelah ku ingat-ingat kembali, sepertinya ada yg janggal dengan kata kata terakhir lelakiku waktu itu. 
aku ingat sekarang, dia tidak memberiku jawaban kala itu, karena ia sengaja mau memberikan jawabannya sekarang. Yah dan aku mengerti, kalau kita tidak akan terus bersama. dan perasaannya mulai hilang kala itu. Ohh god!! kenapa aku baru bisa mencerna perkataan itu sekarang ?? 
aku jd ingat saat dia meninggalkanku dalam ketepurukan. 
"jadi kamu telah jatuh cinta lagi ??" tanyaku pasrah 
"maav kan aku Zar" 
"seharusnya kamu tidak perlu meminta maav padaku, karena apapun yg terjadi aku tidak akan pernah memaavkanmu" 
"tapi zar ..." 
"aku baru akan memaavkanmu jika aku sendiri sudah bisa melupakanmu" itulah kata terakhirku yg aku ucapkan sebelum aku pergi meninggalkan pedihnya keadaan sore itu. cintaku di hianati oleh lelaki yg aku anggap malaikat, aku hampir tidak percaya ia bilang ia tlah jatuh cinta lagi  dengan wanita lain. Naas sekali nasibku!! 
================
Huhh terngiang kembali peristiwa setahun yg lalu. Dan sampai saat ini pun aku belum bisa memaavkannya, yah kau tau itu kawan!! itu artinya aku belum bisa melupakannya, dan kenyataannya memang begitu. Aku masih menyimpan cinta itu di dasar hatiku, masih sering nge-stalk twitternya, masih diam diam menyimpan fotonya, dan masih sering datang ke tempat favorit kita (dulu...). Danau!! 
Yahh meskipun aku sudah cukup sadar kalau saat ini ia sedang menggandeng tangan wanita lain di sebrang danau itu, sembari tersenyum menatap ke arahku.